Navigasi Konflik: Cara Siswa SMAN 1 Surabaya Membangun Solidaritas
Konflik sering kali dianggap sebagai residu negatif dalam interaksi sosial, terutama di lingkungan remaja yang masih dalam tahap pencarian jati diri. Namun, di lingkungan SMAN 1 Surabaya, perbedaan pendapat dan gesekan antarindividu dipandang sebagai peluang emas untuk mendewasakan diri. Melalui sistem yang terstruktur, para siswa diajarkan bagaimana melakukan navigasi konflik secara cerdas dan elegan. Mereka tidak didorong untuk menghindari perselisihan, melainkan dibekali dengan keterampilan komunikasi dan negosiasi untuk menyelesaikan masalah tanpa kekerasan, baik secara verbal maupun fisik. Kemampuan untuk mengelola…